| CAPPA | BESERTA KELUARGA BESAR | MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI | 1 SYAWAL 1431 HIJRIYAH |

MINAL AIDIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
Home Kerentanan

PostHeaderIcon The News

Mega Proyek Pangan di Ujung Timur Indonesia

Oleh: Umi Syamsiatun

Mega proyek pangan di Papua dengan nama Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) yang dirancang kementrian pertanian bekerja sama dengan pemerintah provinsi Papua yang dianggap sebagai salah satu penyelesaian terhadap ancaman ketahanan pangan dalam negeri terus bergulir. Grand Launching telah dilakukan pada 11 Agustus lalu. Pro dan kontra terus mewarnai wacana mega proyek yang mampu mengundang puluhan group besar investor dalam negeri tersebut. Beberapa group besar investor yang telah berkomitmen menanamkan modalnya dalam mega proyek MIFEE ini dan sudah mendapat ijin lokasi antara lain Wilmar group, Sinar Mas group, Medco group, Bangun Cipta Sarana, Artha Graha dan Rajawali Nusantara Indonesia melaui berbagai anak perusahaanya (tercatat ada 12 Perusahaan yang sudah mengantongo ijin lokasi dengan total luas ijin 274.948 ha).

Sumber data Agro Indonesia No.312, 17-23 Agustus 2010

 

baca lanjutan...

 

”Tantangan” Menuju Kemandirian Pangan

Catatan dari Desa Olak Besar (April 2010)

Oleh: Yunus dan Umi Syamsiatun

Desa Olak Besar merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan batin XXIV kabupaten Batanghari. Dengan luas wilayah ± 6.055 Ha desa ini mempunyai penduduk sekitar 1.203 jiwa atau 318 KK. Dengan kondisi jalan yang tidak begitu baik Desa ini bisa d tempuh dalah waktu 2 jam dari Kota Muara Bulian dengan meggunaan kendaraan roda dua atau roda empat.

baca lanjutan...


Rancangan Peraturan Menteri Pertanian tentang Pedoman Perizinan Usaha Budidaya Tanaman Pangan : Untuk Apa dan Siapa?

Oleh: Eti Gustina dan Umi Syamsiatun

Ketika nasib petani tanaman pangan semakin terjepit oleh ancaman perubahan iklim, Kementrian Pertanian justru berniat menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian tentang Pedoman Perizinan Usaha Budidaya Tanaman Pangan yang menimbulkan berbagai kontroversi dan gejolak di tingkat petani tanaman pangan karena tidak jelas kberpihakanya. Untuk Apa dan Siapa rancangan Permentan tersebut?

baca lanjutan...

Perubahan Iklim antara Rupiah dan Keselamatan Warga

Oleh: Umi Syamsiatun

Isu perubahan iklim menjadi isu yang sangat seksi dan menjadi barang dagangan yang paling laris manis. Peluang ini dijadikan lahan basah oleh pemerintah SBY untuk mengakumulasi utang dari negara-negara maju. Dengan topeng “Adaptasi dan Mitigasi Perubaan Iklim” dan “Menjaga Kawasan Hutan” jualan SBY di pertemuan-pertemuan internasional tentang Perubahan iklim menjadi laris manis dan diburu oleh negara-negara penymbang emisi terbesar dunia. Hal ini dibuktikan dengan tingginya komitmen negara-negara maju untuk memberikan dana ke Indonesia dalam bentuk hibah dan utang untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan proses adaptasi dan mitigasi perbahan iklim dan kegitan penurunan emisi GRK hingga 26% pada tahun 2020.

baca lanjutan...

 

 

 

Terakhir Diupdate (Jumat, 27 Agustus 2010 09:33)

 
Jam CAPPA
Jambi
Lokasi Pengunjung

Lokasi Pengunjung

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Locations of visitors to this page